
Mesin Seleksi
Selama liburan musim panas, Doraemon tampak kecewa melihat Nobita yang hanya bermalas-malasan di kamarnya tanpa mengerjakan pekerjaan rumah… Melihat Nobita yang mengeluh bahwa tugas penelitian mandiri itu merepotkan dan bahkan membersihkan tulang ikan panggang untuk makan siang pun merepotkan, Doraemon pun mengeluarkan “Mesin Pemisah dan Pencucian”.
Tanpa menunggu lama, ia memasukkan ikan panggang beserta piringnya ke dalam mesin itu, lalu berkata, “Sisakan daging dan piringnya, hilangkan tulangnya!” Mesin itu pun mulai bekerja, dan tak lama kemudian, ikan yang tampak persis sama muncul dari dalamnya. Namun, saat Nobita memasukkan ikan itu ke dalam mulutnya, ia terkejut karena tulangnya sudah hilang! Ternyata, ini adalah alat yang bisa memilih hal-hal yang diperlukan dan membuang yang tidak diperlukan, atau yang biasa disebut “pemilihan selektif”.
Selanjutnya, setelah ibunya meminta mesin tersebut untuk memisahkan biji semangka yang diberikan tetangga, dan Nobita menikmati semangka tanpa biji, ia memasukkan pekerjaan rumahnya ke dalam Mesin Pemilih dan mencuci, lalu berkata, “Hapus kesalahan-kesalahannya, tinggalkan hanya jawaban yang benar,” tetapi pekerjaan rumah yang keluar justru kosong! Ternyata penuh dengan kesalahan…
Nobita yang sudah benar-benar kehilangan semangat memutuskan untuk pergi membawa Mesin Pemilih dan mencuci itu…!?

Rumah Pemakan Orang
Nobita, yang ingin tidur siang dengan santai tanpa diganggu siapa pun, meminta ibunya untuk memasang kunci di kamarnya. Namun, ibunya yang sudah tahu betul niat sebenarnya Nobita tentu saja tidak mengabulkan permintaannya, sehingga Nobita pun kecewa…. Saat kembali ke kamarnya, Nobita menemukan semacam rumah rakitan. Mengira itu disiapkan oleh Doraemon khusus untuknya, Nobita pun membawa benda yang mirip rumah itu menuju lahan kosong.
Saat bertemu Gian dan Suneo di tengah jalan, mereka bertanya apa yang sedang dia bawa, tetapi Nobita malah berlari pergi seolah-olah melarikan diri. Kemudian, begitu dia mencoba merakit rumah itu di lahan kosong, rumah itu tiba-tiba membesar dengan sendirinya dan selesai, membuatnya terkejut! Dia langsung ingin masuk ke dalam rumah, tetapi Nobita teringat ingin memperlihatkannya kepada Shizuka, jadi dia memutuskan untuk mengajak Shizuka.
Setelah Nobita pergi, Gian dan Suneo yang sebelumnya mengintai dari kejauhan pun mendekat. Pertama-tama, Gian masuk ke dalam rumah, tetapi pintunya langsung tertutup, sehingga ia tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam. Beberapa saat kemudian, pintu itu terbuka kembali, dan Suneo pun seolah-olah tersedot masuk ke dalam…!?

Memotong Sepotong Laut
“Musim panas tahun ini aku benar-benar ingin bisa berenang,” kata Nobita, meski sama sekali tidak berniat berlatih. Karena ia mengatakan bisa berlatih di laut pulau selatan yang sepi, Doraemon pun berusaha membawa Nobita ke pulau selatan menggunakan ‘Pintu Kemana Saja’, namun ia malah diminta oleh ibunya untuk menjaga rumah.
Lalu, Doraemon mengeluarkan ‘Pisau dan Garpu Pemotong’, yang bisa memotong ruang nyata dengan pisau dan memindahkannya dengan garpu. Tanpa disangka, ia memotong pantai pulau selatan itu dan memindahkannya ke halaman rumah keluarga Nobi.
Halaman rumah itu seketika berubah menjadi pantai tropis, membuat Nobita sangat gembira. Ia memanggil Shizuka, lalu mereka berdua menikmati laut pulau selatan itu sepuasnya.
Setelah itu, Gian dan Suneo juga datang dan mulai bermain, tetapi Nobita, yang diejek oleh keduanya karena tidak bisa berenang, karena kesal, menggunakan ‘Pintu Ke Mana Saja’ untuk pergi ke tempat wisata terkenal di dunia. Ia mencoba membawa pemandangan megah itu ke halaman rumah menggunakan Pisau dan Garpu Pemotong, tetapi…!?

















